Namanya juga wanita, siapa sih yang nggak
kepengin punya bentuk tubuh ideal yang fit and shape? Punya
payudara padat berisi, pantat montok, lengan kencang nggak bergelambir, perut
kencang, dan badan yang ramping. Saya yakin, ini adalah impian semua wanita!
Apa mungkin, tubuh wanita juga dijajah oleh mata laki-laki yang menginginkan
keseksian tubuh kita, sehingga kita mati-matian mau melakukannya hanya karena
laki-laki yang disukai (mungkin) atau perintah suami yang ingin kepuasan
terhadap tubuh sang istri?
Ya tanpa kita sadari, memang kita sedang
dijajah mata laki-laki kok. Mata laki-laki mana sih, yang nggak super doyan
sama indahnya lekukan-lekukan tubuh wanita?
Saya sendiri punya bentuk tubuh yang
kurus, begeng, ceking, kerempeng, and you named it. Kalau nama
kerennya mah, saya ada pada bentuk ectomorph. Nggak sedikit yang
bilang dengan canda: awas ketiup angin, nanti terbang, tinggal kentut sama
tulang doang, awas tulangnya patah, dll. Dah aku mah apa atuh,
tubuh kurus yang kupunya bullyable banget. Dan nggak orang
gemuk saja yang bisa di-buly, orang kurus pun juga bisa di-buly.
Lama-lama saya muak juga dengar ocehan
yang kerap terdengar dari ocehan para teman saya. Padahal, saya sudah cukup
bahagia dengan bentuk tubuh yang saya miliki, apalagi tubuh sekurus ini juga
sehat wal ’afiat. Iya, sehat, Alhamdulillah.
Dulu, ketika pada tahun 2013, tak sengaja
diajak teman untuk cek metabolisme tubuh menggunakan timbangan digital. Saya
cukup tercengang, waktu usia 27 tahun, metabolisme tubuh saya seperti usia 16
tahun. Itu artinya, kesehatan saya bagus. Alhamdulillah. Sayangnya,
berat badan ideal saya kurang sekali. Harus menambah berat badan sampai 10 kg.
Buat saya, nambah sekilo saja susahnya minta ampun.
Ketika saya berniat untuk menggemukkan
badan, saya banyak googling artikel tentang tips untuk
menaikkan berat badan. Banyak artikel yang menyarankan untuk makan banyak,
padahal saya pun doyan makan.
Namun, pada kenyataannya, makan banyak
tidak membuat badan saya berkembang merata. Hanya perut buncit yang paling
menonjol di antara lemak-lemak yang saya punya.
Saya sedih, kenapa usaha makan banyak saya
tidak mendapatkan hasil? Dan, di artikel lainnya menyarankan bahwa badan kurus
saya harus ditambah dengan masa otot. Yap, saya harus nge-gym untuk
membentuk otot agar berkembang dan membuat badan saya jadi fit and
shape. Tahun 2014 saya berniat untuk nge-gym, niat saya ternyata
terulur begitu lama, karena ingin mencari partner gym, kecocokan
waktu, dan juga uang. Saya banyak pertimbangan, niat saya yang menggebu-gebu
jadi luntur.
Dan, tahun 2018 saya sudah daftar di Golds
Gym.











