Sabtu

Tak Macet, Bukan CILEDUG namanya


  Ya, inilah tulisan yang ingin saya angkat mengenai kota tercinta saya. CILEDUG dalam artian Ci berarti air dan Ledug yang berarti kotor dalam bahasa sunda. Dari waktu saya masih kecil sampai berusia 20an tahun, masih saja kerap kali terjadi kemacetan di perempatan Ciledug. Masalahnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan kemacetan yang luar biasa ini.
Dengan adanya angkutan umum yang luar biasa banyak dan sering menge time di sembarang tempat, belum lagi trotoar yang dibuat untuk pejalan kaki ini malah dengan seenakya PKL bedagang, menganggu para pejalan kaki. Dari tahun ke tahun tak ada perkembangan yang signifikan tentang kemacetan yang terjadi di Ciledug ini. Rute perjalanan dari jalan HOS Cokroaminoto menuju K.H Hasyim Ashari penghubung antara kota Jakarta dan kota Tangerang ini, mengalami kesulitan kendaraan untuk bergerak lancar di rute tersebut. Kemacetan terjadi karena sempitnya lebar jalan yang menghubungkan Kota Tangerang dengan kota Jakarta. Sedikitnya jumlah jembatan penyebarangan juga menjadi faktor utama penyebab kemacetan di sejumlah ruas jalan di kawasan Ciledug.




Akhirnya di buatlah underpass dengan solusi akan lebih baik dan memperlancar rute jalan HOS Cokroaminoto menuju K.H Hasyim Ashari. Underpass di Ciledug mengurangi setidaknya sedikit saja untuk mengatasi kemacetan yang terparah ada di kota Tangerang ini. Bayangkan saja, angkutan umum yang berjubel di daerah perempatan ciledug, berbagai jenis angkutan. Mulai dari Ojeg Kopabun, Metromini, sampai Bus kota yang ber AC dan Non AC. Selain angkutan Umum yang berjubel. Banyaknya pusat perbelanjaan yang membuat angkutan ini sembarang menge time dimanapun berada. Adanya Plaza Borobudur dengan pasar tradisionalnya sampai CBD yang baru 3 tahun dibuat, membuat kemacetan Ciledug semakin parah.
Kira-kira tahun 90an, di posisi Plaza Borobudur (yang dulunya Plaza Ramayana sebelum kebakaran) ada terminal Ciledug yang dibuat untuk angkutan-angkutan terlebih Bus dan Metromini. Tapi sekarang terminal tersebut sudah dipindahkan dekat pasar Lembang. Anehnya tempat yang dulunya dijadikan terminal Ciledug yang sudah benar-benar bagus untuk menanggulangi kemacetan kenapa jadi dibuat tempat perbelanjaan?? Tapi dengar-dengar berita nantinya di tahun 2011 Pemkot Tangerang akan membangun terminal Ciledug. Semoga apa yang akan dicanangkan bisa membuat Kota Ciledug menjadi Kota yang Kondusif. bukan kota macet lagi. (JD)
Foto= Google

Tidak ada komentar: