Kamis

Buat Jadwal Menghafal Al-Qur'an Jadi Lebih Mudah



Alhamdulillah kamu baca postingan ini. Semoga niat baik kamu dalam menghafal Al-Quran lancar ya. Dan saya mau sedikit membantu dalam perencanaan menghafal Al-Qur’an dan sedikit memberi bocoran metode yang pernah saya lakukan bersumber dari Ustaz Adi Hidayat. Semoga berkah bagi kamu dan aku, dan semoga kita termasuk orang-orang yang diridai Allah untuk masuk ke pintu surga-Nya. Ammiin.

Jadwal Tahunan




Mulai dari target tahunan ya. Jadi kamu tentukan dulu, kamu mau ngejar hafalan pertahun kamu berapa juz dan di juz berapa saja. Kalau saya, menghitung terlebih dulu jumlah ayat satu juznya. Lalu saya bagi perbulan. Karena saya hanya sanggup menghafal 5 ayat perhari dengan catatan pada surat pendek. Kalau juz dengan ayatnya yang panjang-panjang akan saya bagi 2 ayat saja perhari.

Lalu, hitungan perminggu dengan jumlah 7 hari saya cukupkan hafalan saya sampai 6 hari saja, karena saya mau pada hari Jum’atnya cukup dengan muraja’ah (mengulang kembali hafalan). Lalu, saya kalikan saja jumlah hari dalam sebulan dengan ayat perharinya yang saya sanggup hafalkan. Contoh: sebulan ada 30 hari dipotong tiap hari Jum’at. Jadi jumlah hari dalam sebulan 26 hari. 26 dikali 5= 130 ayat.


Nah, 130 ayat ini bisa saya susun di jadwal tahunan tersebut. Catatannya adalah nggak boleh lebih dari 130 ayat. Di bulan Januari ada surah apa saja dengan berapa jumlah ayatnya, bisa tulis di jadwal tahunan yang dibagi dalam 12 bulan.
Jadwal Bulanan.

Jadwal Bulanan


Lanjut ke jadwal bulanan. Saya tulis bagian surah, ayat, dan week. Karena perminggu saya hanya mampu menghafal 30 ayat. Jadi, nanti akan saya isi pada bagian ayatnya: perminggu 1-30 pada minggu pertama, dan 31-60 pada minggu kedua, dan selanjutnya.   

Jadwal Mingguan


Lanjut ke jadwal mingguan. Di sini saya tuliskan Al-Qur’an tracker dengan memakai grafis yang saya buat. Membuat grafis seperti ini, memantau hafalan saya sudah sampai sejauh mana. Grafisnya naik atau turun. Biar ke track sama saya dan kalau grafisnya menurun, saya bisa mulai ngegas lagi hafalannya.

Bagaimana metode menghafalnya? Saya sontek dari Ustaz Adi Hidayat dengan menghafalnya begini: Senin, kamu hafalkan dua ayat sebelum subuh lalu lancarkan dalam setiap shalat lima waktu. Selasa, dua ayat kemarin dihafalkan lagi dan ditambah satu ayat lalu dihafalkan berulang-ulang, pada hari berikutnya tetap sama dengan penambahan satu ayat dan dilancarkan dalam shalat lima waktu.


Kira-kira begitu gengs, jadwal hafalan Al-Qur’an yang bisa kamu sontek pula. Kamu mau mulai kapan nih? Mumpung masih awal tahun, yuk!


Tidak ada komentar: